Nama : Novi daniasih
Kelas :
12.3A.35
Nim :
12172711
Mata Kuliah : Metode Perancangan Program
Dosen Pengampu : Andrian Eko Widodo M.kom
1. Buatlah pseudocode
& flowchart untuk menghasilkan 1 liter air dengan menggunakan
tabung dengan ukuran 3 liter dan 5 liter?
tabung dengan ukuran 3 liter dan 5 liter?
1.
Mulai
2. Isi penuh tabung 3
liter dengan air [tabung 3 liter = 3 liter air]
3.
Tuangkan air dari tabung 3 liter ke tabung air 5 liter [tabung 5 liter = 3
liter air].
4.
Isi penuh tabung 3 liter dengan air [tabung 3 liter = 3 liter air]
5.
Tuangkan air dari tabung 3 liter ke tabung 5 liter, hingga tabung 5 liter
terisi penuh [tabung 3 liter = 1 liter air]
6. Buang seluruh air di tabung 5 liter air
[tabung 5 liter = kosong]
7.
Tuangkan air dari tabung 3 liter ke tabung 5 liter [tabung 5 liter = 1
liter air, tabung 3 liter = kosong].
8.
Selesai
PSEUDOCODE
Program Penghitung
{Menghitung 1 liter air menggunakan
tabung berukuran 3 liter dan 5 liter}
Deklarasi
Inisialisasi 1 liter air
Inisialisasi tabung 3 liter dan tabung 5 liter
Deskriptif
Input
1 liter air dalam tabung
Jika iya, maka cetak tabung yg berisi air 1 liter
jika tidak, maka kembali lagi input hingga tabung berisikan 1 liter air.
Selesai
flowchart :
2. Buatlah pseudocode & flowchart
untuk KHS sederhana
dengan ketentuan
Tabel Nilai
dengan ketentuan
Tabel Nilai
Nilai Huruf ket
86-100 A Lulus
71-85 B Lulus
61-70 C Lulus
51-60 D Tidak lulus
0-50 E Tidak lulus
dengan inputan
-Nim
-Nama
-Matakuliah
-Nilai(0-100)
Pseudocode :
- Input Nim, Nama, Matkul, Nilai
- IF Nilai >= 86 AND Nilai<=100 THEN
- NilaiHuruf <- ‘A’ ELSE IF NilaiAngka>=71 AND NilaiAngka <=85 THEN
- NilaiHuruf <- ‘B’ ELSE IF NilaiAngka>=61 AND NilaiAngka <=70 THEN
- NilaiHuruf <- ‘C’ ELSE IF NilaiAngka>=51 AND NilaiAngka <=60 THEN
- NilaiHuruf <- ‘D’ ELSE THEN NilaiHuruf <- ‘E’ END IF
- IF Nilai>=61 AND Nilai<=100 THEN
- Ket <- “LULUS” ELSE IF NilaiAngka>=0 AND NilaiAngka<=60 THEN
- Ket <- “TIDAK LULUS”
- END IF
- WRITE Nilai, NilaiHuruf
− Assignment operator
− Arithmatic operator
− Logical operator
− Relational operator
− Pointer operator
1. Assignment operator (=)
Operator ini berfungsi untuk memberikan nilai kepada variabel.
a = 1;
b = 2;
Sebagai contoh diatas, kita akan memberikan nilai bilangan bulat 1 ke dalam variabel a dan nilai 2 ke dalam variabel b.
#include <iostream>
using namespace std;
int main ()
{
int a, b; // a:?, b:?
a = 10; // a:10, b:?
b = 4; // a:10, b:4
a = b; // a:4, b:4
b = 7; // a:4, b:7
cout << "a:";
cout << a;
cout << " b:";
cout << b;
}
Program ini akan mencetak pada layar dengan nilai akhir a dan b (4 dan 7).
Perhatikan bagaimana sebuah variabel tidak terpengaruh oleh modifikasi akhir dari b, meskipun kita menyatakan a = b sebelumnya.
Catatan: Operasi ini selalu berlangsung dari kanan ke kiri.
2.
Operator Aritmetika ( +, -, *, /, % )
Operator aritmatika yang sering digunakan dalam C++ adalah:
• ‘+’ = penjumlahan
• ‘-‘ = pengurangan
• ‘*’ = perkalian
• ‘/’ = pembagian
• ‘%’ = sisa bagi (modulo)
x = 11 % 3;
Hasil dari operasi tersebut adalah 2, karena disini kita mencari sisa bagi dimana hasil bagi 11 dan 3 adalah 3 dan memiliki sisa bagi 2.
3.
Relational and comparison operators ( ==, !=, >, <, >=, <= )
Operator relasi adalah operator yang digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu menghasilkan nilai true atau false.
== Sama dengan (bukan penugasan)
!= Tidak sama dengan
>
Lebih dari
<
Kurang dari
>= Lebih dari atau sama dengan
<= Kurang dari atau sama dengan
Operator ini digunakan untuk menguji hubungan antara nilai dan atau variabel.
#include <iostream>
using namespace std;
void main() {
bool nilai;
nilai = 3 > 2 ; // hasil ungkapan : benar
cout << "Nilai = " << nilai;
nilai = 2 > 3 ; // hasil ungkapan : salah
cout << "Nilai = " << nilai;
}
Hasil:
• Nilai = 1
• Nilai = 0
4.
Logical operators ( !, &&, || )
Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua nilai variabel atau lebih. Hasil dari operasi ini adalah nilai boolean true atau false.
&& (AND) Jika semua operand bernilai benar (TRUE) maka kondisi bernilai benar.
|| (OR) Jika salah satu operand bernilai benar (TRUE) maka kondisi bernilai benar.
! (NOT) Digunakan untuk membalik kondisi. Jika kondisi benar (TRUE) maka akan berubah menjadi salah (FALSE), begitu pula sebaliknya
( (5 == 5) && (3 > 6)
) // Hasil = false, karena ( true
&& false )
( (5 == 5) || (3 > 6) ) // Hasil = true, karena ( true || false )
5.
Bitwise operators ( &, |, ^, ~, <<, >> )
Operator bitwise adalah operator yang digunakan untuk memanipulasi bit-bit nilai data yang ada di memori.
Operator ini hanya dapat digunakan untuk tipe data char, int dan long int.
Untuk operator bitwise dalam bentuk bit, dilakukan dalam bit per bit (binary).
& AND
Bitwise AND
|
OR Bitwise inclusive OR
^
NOT Unary complement (bit
inversion)
<< SHL
Shift bits left
>> SHR
Shift bits right
6. Pointer operators
Pointer adalah sebuah variabel yang berisi alamat
lain. Suatu pointer dimaksudkan untuk menunjukan ke suatu alamat memori
sehingga alamat dari suatu variabel dapat diketahui dengan mudah.
Intinya :
- Pointer adalah suatu variabel yang menunjuk ke alamat memory variabel yang lainnya.
- Variabel pointer berisi suatu alamat (alokasi memory).
Intinya :
- Pointer adalah suatu variabel yang menunjuk ke alamat memory variabel yang lainnya.
- Variabel pointer berisi suatu alamat (alokasi memory).
Contoh Penerapan Program
#include <stdio.h>
main(){
int *pointer;
int DATA1;
DATA1=27;
printf(" Isi variabel DATA1 = %d",DATA1);
printf("\n Alamat variabel DATA1 = %d",&DATA1);
printf("\n Alamat variabel *pointer = %d",&pointer);
printf("\n Isi variabel *pointer = %d",pointer);
pointer=&DATA1;
printf("\n Alamat variabel *pointer = %d",&pointer);
printf("\n Isi variabel *pointer = %d",pointer);
printf("\n Isi dari alamat %d = %d",pointer,*pointer);
printf("\n");
return 0;
}
#include <stdio.h>
main(){
int *pointer;
int DATA1;
DATA1=27;
printf(" Isi variabel DATA1 = %d",DATA1);
printf("\n Alamat variabel DATA1 = %d",&DATA1);
printf("\n Alamat variabel *pointer = %d",&pointer);
printf("\n Isi variabel *pointer = %d",pointer);
pointer=&DATA1;
printf("\n Alamat variabel *pointer = %d",&pointer);
printf("\n Isi variabel *pointer = %d",pointer);
printf("\n Isi dari alamat %d = %d",pointer,*pointer);
printf("\n");
return 0;
}


Komentar
Posting Komentar